Kalau Bumi Tiba-tiba Berhenti Berputar?
Jika rotasi bumi mendadak berhenti selama satu detik saja, inersia akan melontarkan segala hal ke arah timur dengan kecepatan 1.600 km/jam.
Bagaimana jika 71% air bumi tiba-tiba menjadi daratan benua, dan 29% daratan berubah menjadi danau raksasa?
Apa yang terjadi kalau luas serta posisi daratan dan samudra di Bumi benar-benar ditukar secara instan?
Saat ini Bumi dilindungi oleh 71% air laut yang menjaga suhu bumi stabil, menyerap radiasi matahari, dan memompa uap air ke seluruh penjuru langit.
Volume air menyusut drastis karena hanya mengisi cekungan bekas benua purba. Cekungan samudra Pasifik dan Atlantik berubah menjadi benua super raksasa berdinding tebing curam puluhan kilometer.
Siklus penguapan air turun lebih dari 60%. Kawasan tengah benua baru menjadi gurun mati tanpa setetes pun hujan. Suhu siang hari melonjak ekstrem dan malam hari membeku.
Bumi tidak akan lagi menjadi planet biru yang ramah, melainkan planet berbatu mirip Mars dengan beberapa kantung air tawar yang diperebutkan kehidupan tersisa.
Jika rotasi bumi mendadak berhenti selama satu detik saja, inersia akan melontarkan segala hal ke arah timur dengan kecepatan 1.600 km/jam.
Gugusan 17.000 pulau tropis kita tiba-tiba berada di Samudra Arktik, membeku dalam es abadi dengan fenomena malam kutub 24 jam.