Air Mendidih di Bawah 100°C di Puncak Everest
Di tempat tertentu, air bisa mendidih pada suhu yang jauh di bawah 100°C. Di puncak Gunung Everest, karena tekanan udara sangat rendah, air mendidih hanya pada suhu sekitar 71°C.
Kumpulan fakta singkat yang membuka cara pandang baru tentang sains dan dunia di sekitar kita.
“Di tempat tertentu, air bisa mendidih pada suhu yang jauh di bawah 100°C. Di puncak Gunung Everest, karena tekanan udara sangat rendah, air mendidih hanya pada suhu sekitar 71°C.”
Gunakan pencarian atau filter kategori untuk menemukan fakta yang kamu cari.
Di tempat tertentu, air bisa mendidih pada suhu yang jauh di bawah 100°C. Di puncak Gunung Everest, karena tekanan udara sangat rendah, air mendidih hanya pada suhu sekitar 71°C.
Arkeolog menemukan guci madu di makam Mesir kuno yang berusia lebih dari 3.000 tahun, dan madu tersebut masih aman untuk dimakan karena kadar airnya sangat rendah dan keasamannya tinggi.
Planet Venus berputar pada porosnya sangat lambat (membutuhkan 243 hari bumi untuk sekali rotasi), sedangkan waktu yang dibutuhkannya untuk mengelilingi matahari hanya 225 hari bumi.
Jika seluruh pembuluh darah (arteri, vena, kapiler) di dalam tubuh seorang manusia dewasa dibentangkan dan disambung lurus, panjang totalnya mencapai sekitar 100.000 kilometer.
Definisi gurun dalam sains bukanlah tempat berpasir panas, melainkan wilayah dengan curah hujan sangat rendah di bawah 250 mm per tahun. Antartika menerima kurang dari 50 mm presipitasi tahunan.
Fenomena petir Catatumbo di Venezuela terjadi hingga 160 malam dalam setahun, menghasilkan kilatan petir terus-menerus selama 10 jam per malam akibat sirkulasi angin pegunungan Andes.
Di kedalaman 10.994 meter Challenger Deep, tekanan hidrostatik air laut mencapai 1.086 bar, setara dengan menaruh mobil truk di atas uang koin.
Karena bentuk bumi agak menggelembung di garis khatulistiwa, puncak Gunung Chimborazo di Ekuador adalah titik permukaan bumi yang terjauh dari pusat inti bumi dan paling dekat ke luar angkasa.
Tulang paha manusia (femur) adalah salah satu material biologis terkuat dan dapat menahan beban kompresi hingga sekitar 1 ton sebelum patah. Ounce per ounce, kekuatan kompresi tulang manusia sekitar 4 sampai 5 kali lipat lebih tangguh daripada beton bertulang dan melampaui baja struktural pada rasio bobot yang sama.