SemenitIlmu
satu menit, satu ilmu baru

Media edukasi interaktif untuk orang-orang yang gemar bertanya:
“Eh, kalau begitu sebenarnya apa yang terjadi?”

Jelajahi Perpustakaan

  • Video Edukasi Singkat
  • Fakta Menarik Sains & Geografi
  • Eksperimen Pikiran “What If?”
  • Artikel Penjelasan
  • Peta Dunia yang Bikin Penasaran
  • Kirim Pertanyaan Penasaran

Tentang Semenit Ilmu

Dibuat untuk memicu rasa ingin tahu tentang keajaiban sains, bumi, laut, dan alam semesta dalam sajian 60 detik yang mudah dimengerti.

© 2026 Semenit Ilmu. Hak cipta dilindungi.

Dirancang denganuntuk pencinta ilmu pengetahuan.
SemenitIlmu
satu menit, satu ilmu baru
JelajahiVideoFaktaEksperimenArtikelPeta
YouTube
BerandaArtikelBumi Tidak Benar-benar Bulat Sempurna: Fakta Bentuk Geoid
Bumi3 menit baca

Bumi Tidak Benar-benar Bulat Sempurna: Fakta Bentuk Geoid

Bukan bola kelereng yang mulus. Rotasi bumi membuat planet kita mengembang di ekuator dan pipih di kutubnya.

TAHUKAH KAMU?

“Karena tonjolan khatulistiwa ini, puncak Gunung Chimborazo di Ekuador adalah titik di bumi yang secara geometris paling dekat dengan satelit di luar angkasa.”

Poin Penting Sains:

  • 1Bumi berbentuk oblate spheroid (geoid), bukan bola kelereng mulus
  • 2Gaya sentrifugal rotasi mendorong bagian ekuator menggelembung 43 km
  • 3Gravitasi di kutub sedikit lebih kuat dibanding di khatulistiwa

Sejak kecil kita sering melihat globe bola dunia di meja belajar yang tampak seperti bola sempurna. Namun para fisikawan dan ahli geodesi tahu bahwa bentuk asli planet kita dinamakan *oblate spheroid* atau geoid. ### Mengapa Bentuknya Menggembung? Bumi berputar pada porosnya setiap 24 jam sekali. Putaran ini menciptakan gaya sentrifugal yang mendorong massa ke arah luar. Karena gaya sentrifugal paling kuat berada di garis khatulistiwa, materi bumi di sekitar khatulistiwa terdorong keluar sedikit lebih jauh. Akibatnya, diameter khatulistiwa Bumi sekitar 43 kilometer lebih lebar daripada diameter dari kutub utara ke kutub selatan. ### Efek pada Berat Badanmu Karena jarak dari permukaan laut di khatulistiwa lebih jauh ke pusat massa inti bumi dibandingkan di kutub, tarikan gravitasi di khatulistiwa sedikit lebih lemah. Jadi, jika kamu menimbang berat badanmu di Indonesia lalu terbang menimbang diri di Kutub Utara, beratmu secara teknis akan bertambah sekitar 0,5% di Kutub Utara.

Masih Penasaran?

Jelajahi Konten Terkait

Fosil Binatang Laut di Puncak Everest? #faktaunik
1:45
Bumi
39 rb

Fosil Binatang Laut di Puncak Everest? #faktaunik

Batu gamping di puncak Everest terbentuk di laut tropis dangkal sekitar 450 juta tahun lalu. Isinya pecahan trilobit, lili laut, dan ostrakoda. Yang mengangkatnya ke hampir 9 km: tabrakan India dengan Asia. Umur dan rekonstruksi bersifat perkiraan ilmiah; fosil di batu puncak berupa fragmen. Laut purba, lapisan gunung, dan gerak lempeng di video adalah skema ilustratif. Sumber : 1. IUGS Geoheritage — "The Ordovician rocks of Mount Everest" https://iugs-geoheritage.org/geoheritage_sites/the-ordovician-rocks-of-the-mount-everest/ 2. Montana State University, Everest Education Expedition — "Summit Limestone" https://www.montana.edu/everest/facts/summit-limestone.html 3. Sakai, H. dkk. (2005). Geology of the summit limestone of Mount Qomolangma (Everest) and cooling history of the Yellow Band under the Qomolangma detachment. Island Arc 14(4): 297–310. 4. Myrow, P.M. dkk. (2009). Stratigraphic correlation of Cambrian–Ordovician deposits along the Himalaya. GSA Bulletin 121(3–4): 323–332. https://researchportalplus.anu.edu.au/en/publications/stratigraphic-correlation-of-cambrian-ordovician-deposits-along-t/ 5. Corthouts, Lageson & Shaw (2016). Polyphase deformation and metasomatism of Mount Everest's summit limestone. Lithosphere 8(1): 38–57. doi:10.1130/L473.1 6. Stouge, S. dkk. (2021). Middle Ordovician (Darriwilian) conodonts from southern Tibet. Geological Magazine 158(6): 1010–1034. doi:10.1017/S0016756820001077 7. USGS — This Dynamic Earth: "The Himalayas: Two continents collide" https://pubs.usgs.gov/gip/dynamic/himalaya.html 8. Al Jazeera / AP (8 Des 2020) — tinggi resmi Everest 8.848,86 m https://www.aljazeera.com/news/2020/12/8/mt-everest-nepal-china-announce-revised-height-at-8848-metres 9. AAP FactCheck — "Nothing fishy about ancient marine fossils on Everest" https://www.aap.com.au/nothing-fishy-about-ancient-marine-fossils-on-everest/ 10. ExplorersWeb — "Not Just a Witness: The Many Climbs of Noel Odell" https://explorersweb.com/not-just-a-witness-the-many-climbs-of-noel-odell/ #everest #fosil #geologi #trilobit #lempengtektonik #himalaya #faktaunik #sains #edukasi #paleontologi #shorts #fyp`

Simak 1 menit penjelasanYouTube Shorts
Jelajahi Topik Lainnya