SemenitIlmu
satu menit, satu ilmu baru

Media edukasi interaktif untuk orang-orang yang gemar bertanya:
“Eh, kalau begitu sebenarnya apa yang terjadi?”

Jelajahi Perpustakaan

  • Video Edukasi Singkat
  • Fakta Menarik Sains & Geografi
  • Eksperimen Pikiran “What If?”
  • Artikel Penjelasan
  • Peta Dunia yang Bikin Penasaran
  • Kirim Pertanyaan Penasaran

Tentang Semenit Ilmu

Dibuat untuk memicu rasa ingin tahu tentang keajaiban sains, bumi, laut, dan alam semesta dalam sajian 60 detik yang mudah dimengerti.

© 2026 Semenit Ilmu. Hak cipta dilindungi.

Dirancang denganuntuk pencinta ilmu pengetahuan.
SemenitIlmu
satu menit, satu ilmu baru
JelajahiVideoFaktaEksperimenArtikelPeta
YouTube
BerandaVideoBisakah Mengalami Hari yang Sama Dua Kali?
Bumi
Durasi: 1:12
2,3 rb tayangan

Bisakah Mengalami Hari yang Sama Dua Kali?

Channel Resmi Semenit Ilmu

Tonton video shorts lainnya di YouTube

Buka di YouTube ↗

Terbang dari Tokyo malam hari, tiba di Honolulu pagi hari, di tanggal yang sama. Kuncinya satu garis di tengah Pasifik yang "menjahit" kalender dunia. Samoa pernah melompati 30 Desember 2011, dan setiap hari ada 3 tanggal berbeda di Bumi selama 2 jam. Tanggalnya bisa terulang, tapi waktumu tidak.

#GarisTanggalInternasional #ZonaWaktu #FaktaUnik #Geografi #Sains #Samoa #Shorts #Edukasi

FAKTA BERHUBUNGAN

Berat Manusia di Khatulistiwa Lebih Ringan Dibanding di Kutub

Karena bentuk Bumi yang menggembung di khatulistiwa dan efek rotasi, seseorang yang menimbang badan di khatulistiwa akan lebih ringan sekitar 0,5 persen dibanding di kutub. Untuk orang berbobot 70 kg, selisihnya sekitar 0,35 kg.

Fakta Lainnya

Video Menarik Lainnya

Lihat Semua Video
Kalau Sulawesi Diluruskan, Sepanjang Apa?
1:12
Geografi
372 rb

Kalau Sulawesi Diluruskan, Sepanjang Apa?

Di peta, Sulawesi kelihatan kecil. Tapi coba luruskan lengannya: sekitar 2.200 km, kira-kira 3 kali Jakarta–Surabaya. Luruskan garis pantainya: sekitar 5.478 km (Britannica), sedikit lebih panjang dari Sabang–Merauke. Angkanya pun bisa terus bertambah, tergantung panjang penggaris yang dipakai untuk mengukur. Itulah paradoks garis pantai. #Sulawesi #FaktaGeografi #ParadoksGarisPantai #PetaIndonesia #BelajarDiShorts #EdukasiIndonesia #sabangmerauke Sumber - Encyclopaedia Britannica, "Celebes": garis pantai 5.478 km, empat semenanjung, tiga teluk (Tomini terbesar, Tolo, Bone). - Live Science, "What's the coastline paradox?": panjang garis pantai bergantung pada skala pengukuran. - World Ocean Review, "How long are the world's coasts?": perbedaan angka garis pantai antar-sumber karena skala. - Mandelbrot, B. (1967), "How Long Is the Coast of Britain? Statistical Self-Similarity and Fractional Dimension", *Science* 156(3775). - CNBC Indonesia / Metro TV News: jarak Jakarta–Surabaya ± 725 km. - Panjang lengan, ujung ke ujung, dan Sabang–Merauke: dihitung sendiri dengan rumus haversine dari koordinat (perkiraan).

Simak 1 menit penjelasanYouTube Shorts
Pantai yang Menyala Saat Malam #faktaunik
1:18
Sains & Fisika
16 rb

Pantai yang Menyala Saat Malam #faktaunik

Jejak kaki di pantai malam bisa menyala biru. Pelakunya plankton bersel satu bernama dinoflagellata: saat airnya bergerak, sel ini menyalakan kilatan kimia sekitar 0,1–0,5 detik. Salah satu penjelasan terkuat: kilatan itu alarm yang membuat pemangsanya kaget dan memanggil ikan untuk memangsa si pemangsa #bioluminesensi #plankton #dinoflagellata #sainsindonesia #faktaunik #lautbercahaya #edukasi #shorts Sumber - Botany Online (Universitas Hamburg / Michigan State University), "Dinoflagellate Bioluminescence": scintillon, luciferin, protein pengikat luciferin (LBP), luciferase, penurunan pH, kilatan ±0,1–0,5 detik, puncak ±472 nm, siklus harian, hipotesis alarm pencuri. - Encyclopaedia Britannica, "Noctiluca": ukuran ±1–2 mm, sistem luciferin–luciferase, dipicu gangguan mekanis, mekar merah/merah muda, bisa berbahaya bagi ikan. - Prevett, A. dkk. (2019). "Grazer-induced bioluminescence gives dinoflagellates a competitive edge." *Current Biology* 29(12): R564. Copepod menolak sel yang berkedip. - National Geographic (2018), "Why Is California's Big Sur Glowing Blue?": dinoflagellata, cahaya mengganggu pemangsa, hipotesis alarm pencuri. - Guinness World Records, "Brightest bioluminescent bay": Mosquito Bay (Vieques, Puerto Riko), *Pyrodinium bahamense*, hingga ±700.000 per galon (±4,5 liter). - Miller, S. D. dkk. (2021), *Scientific Reports*: laut susu (milky sea) di selatan Jawa tahun 2019, lebih dari ±100.000 km², dari bakteri, terdeteksi satelit. - Space.com: laut susu Jawa 2019, ±100.000 km², berlangsung lebih dari sebulan. - Good News From Indonesia (2024): laut bercahaya di selatan Jawa, penjelasan pakar Undip dan UGM, biasanya Juni–Oktober saat upwelling.

Simak 1 menit penjelasanYouTube Shorts
Kalau Semua Lahan Terbakar di Kalimantan Disatukan, Sebesar Apa?
1:15
Iklim & Cuaca
189 rb

Kalau Semua Lahan Terbakar di Kalimantan Disatukan, Sebesar Apa?

Sejak Januari hingga pertengahan September 2026, sekitar 90 ribu hektare lahan di Kalimantan terbakar (angka indikasi BNPB). Kalau disatukan, luasnya sekitar 900 km², lebih besar dari Singapura dan sekitar 1,4 kali daratan Jakarta. Kebakaran ini sulit padam karena api bisa masuk ke tanah gambut yang mengering, lalu membara pelan di bawah permukaan. Jangan buka lahan dengan cara membakar, dan segera laporkan bila melihat api. Pantau info resmi dari BMKG, BPBD setempat, dan SiPongi Kementerian Kehutanan. Semoga kebakaran di Kalimantan segera teratasi. Pray for Kalimantan #PrayForKalimantan #Karhutla #Kalimantan #KebakaranHutan #Gambut #KabutAsap #edukasilingkungan Sumber - SiPongi+ Kementerian Kehutanan: indikasi luas kebakaran hutan dan lahan per provinsi. https://sipongi.kehutanan.go.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB): rilis harian karhutla (luas terbakar Kalimantan Jan–14 Sep 2026, titik panas 21 Agustus 2026, imbauan tidak membuka lahan dengan membakar). https://bnpb.go.id - BMKG: "Hadapi Risiko Karhutla, BMKG Tekankan Kesiapsiagaan dalam Rakornas Pengendalian Karhutla 2026" (7 April 2026); El Nino 2026 & awal musim hujan. https://www.bmkg.go.id/berita/hadapi-risiko-karhutla-bmkg-tekankan-kesiapsiagaan-dalam-rakornas-karhutla-2026 - Kementerian Kehutanan (Ditjen KSDAE): "KLHK Lakukan Berbagai Upaya Mencegah Kebakaran Gambut". https://ksdae.kehutanan.go.id - CIFOR: "Topik C3: Kebakaran hutan dan lahan gambut". https://www2.cifor.org/ipn-toolbox/wp-content/uploads/pdf/C3.pdf - Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM): pembasahan gambut, sekat kanal, sumur bor. https://brgm.go.id - IPB University: bara gambut di bawah permukaan dan batas muka air 40 cm. https://ipb.ac.id - PP No. 71 Tahun 2014 jo. PP 57/2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (muka air maks. 40 cm di bawah permukaan). https://peraturan.bpk.go.id - BPBD Provinsi Kalimantan Barat: status titik panas awal Oktober 2026 - BPS Provinsi DKI Jakarta: luas daratan Jakarta (± 661 km²). https://jakarta.bps.go.id - Department of Statistics Singapore (SingStat): luas daratan Singapura (± 735 km²). https://www.singstat.gov.sg

Simak 1 menit penjelasanYouTube Shorts