SemenitIlmu
satu menit, satu ilmu baru

Media edukasi interaktif untuk orang-orang yang gemar bertanya:
“Eh, kalau begitu sebenarnya apa yang terjadi?”

Jelajahi Perpustakaan

  • Video Edukasi Singkat
  • Fakta Menarik Sains & Geografi
  • Eksperimen Pikiran “What If?”
  • Artikel Penjelasan
  • Peta Dunia yang Bikin Penasaran
  • Kirim Pertanyaan Penasaran

Tentang Semenit Ilmu

Dibuat untuk memicu rasa ingin tahu tentang keajaiban sains, bumi, laut, dan alam semesta dalam sajian 60 detik yang mudah dimengerti.

© 2026 Semenit Ilmu. Hak cipta dilindungi.

Dirancang denganuntuk pencinta ilmu pengetahuan.
SemenitIlmu
satu menit, satu ilmu baru
JelajahiVideoFaktaEksperimenArtikelPeta
YouTube
BerandaVideoFosil Binatang Laut di Puncak Everest? #faktaunik
Bumi
Durasi: 1:45
39 rb tayangan

Fosil Binatang Laut di Puncak Everest? #faktaunik

Channel Resmi Semenit Ilmu

Tonton video shorts lainnya di YouTube

Buka di YouTube ↗

Batu gamping di puncak Everest terbentuk di laut tropis dangkal sekitar 450 juta tahun lalu. Isinya pecahan trilobit, lili laut, dan ostrakoda. Yang mengangkatnya ke hampir 9 km: tabrakan India dengan Asia. Umur dan rekonstruksi bersifat perkiraan ilmiah; fosil di batu puncak berupa fragmen. Laut purba, lapisan gunung, dan gerak lempeng di video adalah skema ilustratif.

Sumber

  1. 1. IUGS Geoheritage — "The Ordovician rocks of Mount Everest" 2. Montana State University, Everest Education Expedition — "Summit Limestone" 3. Sakai, H. dkk. (2005). Geology of the summit limestone of Mount Qomolangma (Everest) and cooling history of the Yellow Band under the Qomolangma detachment. Island Arc 14(4): 297–310. 4. Myrow, P.M. dkk. (2009). Stratigraphic correlation of Cambrian–Ordovician deposits along the Himalaya. GSA Bulletin 121(3–4): 323–332. 5. Corthouts, Lageson & Shaw (2016). Polyphase deformation and metasomatism of Mount Everest's summit limestone. Lithosphere 8(1): 38–57. doi:10.1130/L473.1 6. Stouge, S. dkk. (2021). Middle Ordovician (Darriwilian) conodonts from southern Tibet. Geological Magazine 158(6): 1010–1034. doi:10.1017/S0016756820001077 7. USGS — This Dynamic Earth: "The Himalayas: Two continents collide" 8. Al Jazeera / AP (8 Des 2020) — tinggi resmi Everest 8.848,86 m 9. AAP FactCheck — "Nothing fishy about ancient marine fossils on Everest" 10. ExplorersWeb — "Not Just a Witness: The Many Climbs of Noel Odell" #everest #fosil #geologi #trilobit #lempengtektonik #himalaya #faktaunik #sains #edukasi #paleontologi #shorts #fyp`iugs-geoheritage.org ↗montana.edu ↗researchportalplus.anu.edu.au ↗pubs.usgs.gov ↗aljazeera.com ↗aap.com.au ↗explorersweb.com ↗

Video Menarik Lainnya

Lihat Semua Video
Berapa Negara Eropa yang Muat di Indonesia?
1:20
Geografi
5,2 rb

Berapa Negara Eropa yang Muat di Indonesia?

Tebak dulu: berapa negara Eropa yang muat di daratan Indonesia? Kalau diisi dari yang terkecil, jawabannya sekitar 32 dari 44 negara. Prancis, Spanyol, Jerman, dan Italia bahkan muat sekaligus. Indonesia terlihat kecil karena peta Mercator memperbesar wilayah yang jauh dari khatulistiwa. #Indonesia #Eropa #Geografi #PetaDunia #Mercator #FaktaIndonesia #FaktaGeografi #Shorts #Edukasi #belajargeografi Sumber: - Luas negara dan luas Indonesia: United Nations Statistical Yearbook 2022 (edisi ke-65), Tabel 2 "Population, surface area and density", kolom surface area tahun 2020. https://data.un.org/_Docs/SYB/PDFs/SYB65_1_202209_Population,%20Surface%20Area%20and%20Density.pdf - Daftar negara Eropa: UN Statistics Division, Standard country or area codes for statistical use (M49), kawasan Europe (kode 150). https://unstats.un.org/unsd/methodology/m49/ - Luas wilayah Indonesia darat + perairan (8,3 juta; 6,4 juta; 1,9 juta; ZEE 3,0 juta km²): rujukan nasional data kewilayahan RI (BIG dan Pushidrosal), dikutip dari paparan Pushidrosal 2018. https://esriindonesia.co.id:443/sites/esriindonesia.co.id/files/2019-07/Kolonel%20Laut%20P%20Dyan%20Primana%20Sobaruddin%20MSc%20-%202018_ESRI%20LEADERS%20FORUM.pdf - Pembanding luas Indonesia: CIA World Factbook (1.904.569 km²). https://www.cia.gov/the-world-factbook/static/693c7bef67ed88658073612c3937f9f9/ID-summary.pdf - Jumlah 32 negara, total luas, dan rasio: dihitung dari tabel PBB di atas. - Jarak Sabang–Merauke dan Lisbon–Ural: dihitung dengan rumus lingkaran besar dari koordinat kota; ketelitian ± 2–3%. - Pembesaran Mercator: rumus baku proyeksi Mercator, faktor skala luas = sec²(lintang) (J. P. Snyder, "Map Projections: A Working Manual", USGS Professional Paper 1395). - Bentuk negara di video: Natural Earth 1:50m (domain publik), lewat paket world-atlas.

Simak 1 menit penjelasanYouTube Shorts
Di negara ini, jam 2 pagi tidak ada? #faktaunik
1:09
Fakta Unik
9 rb

Di negara ini, jam 2 pagi tidak ada? #faktaunik

Di Jerman, satu malam tiap tahun, jam 01.59 langsung lompat ke 03.00. Jam 2 tidak hilang: cuma dipinjam di Maret dan dikembalikan di Oktober, sampai jam 2 terjadi dua kali. Indonesia? Jam 2 selalu datang. #shorts #faktaunik #jerman #daylightsavingtime #zonawaktu #sains #edukasi #belajardiyoutube #tahukahkamu #indonesia

Simak 1 menit penjelasanYouTube Shorts
Kalau Kalimantan Dipindah ke Eropa, Menutupi Berapa Negara?
1:11
Geografi
320 rb

Kalau Kalimantan Dipindah ke Eropa, Menutupi Berapa Negara?

Di peta dunia, Kalimantan kelihatan jauh lebih kecil dari Jerman. Aslinya satu setengah kali lipat. Jadi kami tes: kalau dipindah ke Eropa dengan ukuran asli, negara mana yang bisa ditutupnya sampai hilang? Jerman gagal. Inggris Raya gagal. Rumania nyaris. Ternyata bukan cuma soal luas; bentuk juga menentukan. Yang dipindah di video ini adalah Kalimantan wilayah Indonesia. Sabah, Sarawak, dan Brunei tidak ikut. Hasil tiap negara adalah posisi terbaik untuk negara itu, dites satu per satu. Ini eksperimen peta yang disederhanakan.

Simak 1 menit penjelasanYouTube Shorts